Minggu, 06 Maret 2016

Serangan umum 1 Maret

Diposting oleh Unknown di 17.52 0 komentar

Latar belakang

Kurang lebih satu bulan setelah Agresi Militer Belanda II yang dilancarkan pada bulan Desember 1948, TNI mulai menyusun strategi guna melakukan pukulan balik terhadap tentara Belanda yang dimulai dengan memutuskan telepon, merusak jalan kereta api, menyerang konvoi Belanda, serta tindakan sabotase lainnya.
Belanda terpaksa memperbanyak pos-pos disepanjang jalan-jalan besar yang menghubungkan kota-kota yang telah diduduki. Hal ini berarti kekuatan pasukan Belanda tersebar pada pos-pos kecil diseluruh daerah republik yang kini merupakan medan gerilya. Dalam keadaaan pasukan Belanda yang sudah terpencar-pencar, mulailah TNI melakukan serangan terhadap Belanda.
Sekitar awal Februari 1948 di perbatasan Jawa Timur, Letkol. dr. Wiliater Hutagalung - yang sejak September 1948 diangkat menjadi Perwira Teritorial dan ditugaskan untuk membentuk jaringan pesiapan gerilya di wilayah Divisi II dan III - bertemu dengan Panglima Besar Sudirman guna melaporkan mengenai resolusi Dewan Keamanan PBB dan penolakan Belanda terhadap resolusi tersebut dan melancarkan propaganda yang menyatakan bahwa Republik Indonesia sudah tidak ada lagi. Melalui Radio Rimba Raya, Panglima Besar Sudirman juga telah mendengar berita tersebut. Panglima Besar Sudirman menginstruksikan untuk memikirkan langkah-langkah yang harus diambil guna memutarbalikkan propaganda Belanda.
Hutagalung yang membentuk jaringan di wilayah Divisi II dan III, dapat selalu berhubungan dengan Panglima Besar Sudirman, dan menjadi penghubung antara Panglima Besar Sudirman dengan Panglima Divisi II, Kolonel Gatot Subroto dan Panglima Divisi III, Kol. Bambang Sugeng. Selain itu, sebagai dokter spesialis paru, setiap ada kesempatan, ia juga ikut merawat Panglima Besar Sudirman yang saat itu menderita penyakit paru-paru. Setelah turun gunung pada bulan September dan Oktober 1949, Hutagalung dan keluarganya tinggal di Paviliun rumah Panglima Besar Sudirman di (dahulu) Jl. Widoro No. 10, Yogyakarta.
Pemikiran yang dikembangkan oleh Hutagalung adalah, perlunya meyakinkan dunia internasional terutama Amerika Serikat dan Inggris, bahwa Negara Republik Indonesia masih kuat, ada pemerintahan (Pemerintah Darurat Republik Indonesia – PDRI), ada organisasi TNI dan ada tentaranya. Untuk membuktikan hal ini, maka untuk menembus isolasi, harus diadakan serangan spektakuler, yang tidak bisa disembunyikan oleh Belanda, dan harus diketahui oleh UNCI (United Nations Commission for Indonesia) dan wartawan-wartawan asing untuk disebarluaskan ke seluruh dunia. Untuk menyampaikan kepada UNCI dan para wartawan asing bahwa Negara Republik Indonesia masih ada, diperlukan pemuda-pemuda berseragam Tentara Nasional Indonesia, yang dapat berbahasa Inggris, Belanda, atau Perancis. Panglima Besar Sudirman menyetujui gagasan tersebut dan menginstruksikan Hutagalung agar mengkoordinasikan pelaksanaan gagasan tersebut dengan Panglima Divisi II dan III.
Letkol. dr. Hutagalung masih tinggal beberapa hari guna membantu merawat Panglima Besar Sudirman, sebelum kembali ke markasnya di Gunung Sumbing. Sesuai tugas yang diberikan oleh Panglima Besar Sudirman, dalam rapat Pimpinan Tertinggi Militer dan Sipil di wilayah Gubernur Militer III, yang dilaksanakan pada tanggal 18 Februari 1949 di markas yang terletak di lereng Gunung Sumbing. Selain Gubernur Militer/Panglima Divisi III Kol. Bambang Sugeng dan Letkol Wiliater Hutagalung, juga hadir Komandan Wehrkreis II, Letkol. Sarbini Martodiharjo, dan pucuk pimpinan pemerintahan sipil, yaitu Gubernur Sipil, Mr. K.R.M.T. Wongsonegoro, Residen Banyumas R. Budiono, Residen Kedu Salamun, Bupati Banjarnegara R. A. Sumitro Kolopaking, dan Bupati Sangidi.
Letkol Wiliater Hutagalung yang pada waktu itu juga menjabat sebagai penasihat Gubernur Militer III menyampaikan gagasan yang telah disetujui oleh Panglima Besar Sudirman, dan kemudian dibahas bersama-sama yaitu:
  1. Serangan dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Divisi III, yang melibatkan Wehrkreise I, II dan III,
  2. Mengerahkan seluruh potensi militer dan sipil di bawah Gubernur Militer III,
  3. Mengadakan serangan spektakuler terhadap satu kota besar di wilayah Divisi III,
  4. Harus berkoordinasi dengan Divisi II agar memperoleh efek lebih besar,
  5. Serangan tersebut harus diketahui dunia internasional, untuk itu perlu mendapat dukungan dari:
  • Wakil Kepala Staf Angkatan Perang guna koordinasi dengan pemancar radio yang dimiliki oleh AURI dan Koordinator Pemerintah Pusat,
  • Unit PEPOLIT (Pendidikan Politik Tentara) Kementerian Pertahanan.
Tujuan utama dari ini rencana adalah bagaimana menunjukkan eksistensi TNI dan dengan demikian juga menunjukkan eksistensi Republik Indonesia kepada dunia internasional. Untuk menunjukkan eksistensi TNI, maka anggota UNCI, wartawan-wartawan asing serta para pengamat militer harus melihat perwira-perwira yang berseragam TNI.
Setelah dilakukan pembahasan yang mendalam, grand design yang diajukan oleh Hutagalung disetujui, dan khusus mengenai "serangan spektakuler" terhadap satu kota besar, Panglima Divisi III/GM III Kolonel Bambang Sugeng bersikukuh, bahwa yang harus diserang secara spektakuler adalah Yogyakarta.
Tiga alasan penting yang dikemukakan Bambang Sugeng untuk memilih Yogyakarta sebagai sasaran utama adalah:
  1. Yogyakarta adalah Ibukota RI, sehingga bila dapat direbut walau hanya untuk beberapa jam, akan berpengaruh besar terhadap perjuangan Indonesia melawan Belanda.
  2. Keberadaan banyak wartawan asing di Hotel Merdeka Yogyakarta, serta masih adanya anggota delegasi UNCI (KTN) serta pengamat militer dari PBB.
  3. Langsung di bawah wilayah Divisi III/GM III sehingga tidak perlu persetujuan Panglima/GM lain dan semua pasukan memahami dan menguasai situasi/daerah operasi.
Selain itu sejak dikeluarkan Perintah Siasat tertanggal 1 Januari 1949 dari Panglima Divisi III/Gubernur Militer III, untuk selalu mengadakan serangan terhadap tentara Belanda, telah dilancarkan beberapa serangan umum di wilayah Divisi III/GM III. Seluruh Divisi III dapat dikatakan telah terlatih dalam menyerang pertahanan tentara Belanda.
Selain itu, sejak dimulainya perang gerilya, pimpinan pemerintah sipil dari mulai Gubernur Wongsonegoro serta para Residen dan Bupati, selalu diikutsertakan dalam rapat dan pengambilan keputusan yang penting dan kerjasama selama ini sangat baik. Oleh karena itu, dapat dipastikan dukungan terutama untuk logistik dari seluruh rakyat.
Selanjutnya dibahas, pihak-pihak mana serta siapa saja yang perlu dilibatkan. Untuk skenario seperti disebut di atas, akan dicari beberapa pemuda berbadan tinggi dan tegap, yang lancar berbahasa Belanda, Inggris atau Prancis dan akan dilengkapi dengan seragam perwira TNI dari mulai sepatu sampai topi. Mereka sudah harus siap di dalam kota, dan pada waktu penyerangan telah dimulai, mereka harus masuk ke Hotel Merdeka guna menunjukkan diri kepada anggota-anggota UNCI serta wartawan-wartawan asing yang berada di hotel tersebut. Kolonel Wiyono, Pejabat Kepala Bagian PEPOLIT Kementerian Pertahanan yang juga berada di Gunung Sumbing akan ditugaskan mencari pemuda-pemuda yang sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan, terutama yang fasih berbahasa Belanda dan Inggris.
Hal penting yang kedua adalah, dunia internasional harus mengetahui adanya Serangan Tentara Nasional Indonesia terhadap tentara Belanda, terutama terhadap Yogyakarta, Ibukota Republik. Dalam menyebarluaskan berita ini ke dunia internasional maka dibantu oleh Kol. T.B. Simatupang yang bermarkas di Pedukuhan Banaran, desa Banjarsari, untuk menghubungi pemancar radio Angkatan Udara RI (AURI) di Playen, dekat Wonosari, agar setelah serangan dilancarkan berita mengenai penyerangan besar-besaran oleh TNI atas Yogyakarta segera disiarkan.
Dalam kapasitasnya sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Perang, TB Simatupang lebih kompeten menyampaikan hal ini kepada pihak AURI daripada perwira Angkatan Darat. Diperkirakan apabila Belanda melihat bahwa Yogyakarta diserang secara besar-besaran, dipastikan mereka akan mendatangkan bantuan dari kota-kota lain di Jawa Tengah, dimana terdapat pasukan Belanda yang kuat seperti Magelang, Semarang dan Solo. Jarak tempuh (waktu itu) Magelang - Yogya hanya sekitar 3 - 4 jam saja; Solo - Yogya, sekitar 4 - 5 jam, dan Semarang - Yogya, sekitar 6 - 7 jam. Magelang dan Semarang (bagian Barat) berada di wilayah kewenangan Divisi III GM III, namun Solo, di bawah wewenang Panglima Divisi II/GM II Kolonel Gatot Subroto. Oleh karena itu, serangan di wilayah Divisi II dan III harus dikoordinasikan dengan baik sehingga dapat dilakukan operasi militer bersama dalam kurun waktu yang ditentukan, sehingga bantuan Belanda dari Solo dapat dihambat, atau paling tidak dapat diperlambat.
Pimpinan pemerintahan sipil, Gubernur Wongsonegoro, Residen Budiono, Residen Salamun, Bupati Sangidi dan Bupati Sumitro Kolopaking ditugaskan untuk mengkoordinasi persiapan dan pasokan perbekalan di wilayah masing-masing. Pada waktu bergerilya, para pejuang sering harus selalu pindah tempat, sehingga sangat tergantung dari bantuan rakyat dalam penyediaan perbekalan. Selama perang gerilya, bahkan Camat, Lurah serta Kepala Desa sangat berperan dalam menyiapkan dan memasok perbekalan (makanan dan minuman) bagi para gerilyawan. Ini semua telah diatur dan ditetapkan oleh pemerintah militer setempat.
Untuk pertolongan dan perawatan medis, diserahkan kepada PMI. Peran PMI sendiri juga telah dipersiapkan sejak menyusun konsep Perintah Siasat Panglima Besar. Dalam konsep Pertahanan Rakyat Total - sebagai pelengkap Perintah Siasat No. 1 - yang dikeluarkan oleh Staf Operatif (Stop) tanggal 3 Juni 1948, butir 8 menyebutkan: Kesehatan terutama tergantung kepada Kesehatan Rakyat dan P.M.I. karena itu evakuasi para dokter dan rumah obat mesti menjadi perhatian.
Walaupun dengan risiko besar, Sutarjo Kartohadikusumo, Ketua DPA yang juga adalah Ketua PMI (Palang Merah Indonesia), mengatur pengiriman obat-obatan bagi gerilyawan di front. Beberapa dokter dan staf PMI kemudian banyak yang ditangkap oleh Belanda dan ada juga yang mati tertembak sewaktu bertugas. Setelah rapat selesai, Komandan Wehrkreise II dan para pejabat sipil pulang ke tempat masing-masing guna mempersiapkan segala sesuatu, sesuai dengan tugas masing-masing. Kurir segera dikirim untuk menyampaikan keputusan rapat di Gunung Sumbing pada 18 Februari 1949 kepada Panglima Besar Sudirman dan Komandan Divisi II/Gubernur Militer II Kolonel Gatot Subroto.
Sebagaimana telah digariskan dalam pedoman pengiriman berita dan pemberian perintah, perintah yang sangat penting dan rahasia, harus disampaikan langsung oleh atasan kepada komandan pasukan yang bersangkutan. Maka rencana penyerangan atas Yogyakarta yang ada di wilayah Wehrkreise I di bawah pimpinan Letkol. Suharto, akan disampaikan langsung oleh Panglima Divisi III Kolonel Bambang Sugeng. Kurir segera dikirim kepada Komandan Wehrkreise III/Brigade 10, Letkol. Suharto, untuk memberitahu kedatangan Panglima Divisi III serta mempersiapkan pertemuan. Diputuskan untuk segera berangkat sore itu juga guna menyampaikan grand design kepada pihak-pihak yang terkait. Ikut dalam rombongan Panglima Divisi selain Letkol. dr. Hutagalung, antara lain juga dr. Kusen (dokter pribadi Bambang Sugeng), Bambang Surono (adik Bambang Sugeng), seorang mantri kesehatan, seorang sopir dari dr. Kusen, Letnan Amron Tanjung (ajudan Letkol Hutagalung) dan beberapa anggota staf Gubernur Militer (GM) serta pengawal.
Pertama-tama rombongan singgah di tempat Kol. Wiyono dari PEPOLIT, yang bermarkas tidak jauh dari markas Panglima Divisi, dan memberikan tugas untuk mencari pemuda berbadan tinggi dan tegap serta fasih berbahasa Belanda, Inggris atau Prancis yang akan diberi pakaian perwira TNI. Menjelang sore hari, Panglima Divisi beserta rombongan tiba di Pedukuhan Banaran mengunjungi Wakil Kepala Staf Angkatan Perang Kol. Simatupang. Selain anggota rombongan Bambang Sugeng, dalam pertemuan tersebut hadir juga Mr. M. Ali Budiarjo, yang kemudian menjadi ipar Simatupang.
Simatupang pada saat itu dimohonkan untuk mengkoordinasi pemberitaan ke luar negeri melaui pemancar radio AURI di Playen dan di Wiladek, yang ditangani oleh Koordinator Pemerintah Pusat.Setelah Simatupang menyetujui rencana grand design tersebut, Panglima Divisi segera mengeluarkan instruksi rahasia yang ditujukan kepada Komandan Wehrkreise I Kolonel Bachrun, yang akan disampaikan sendiri oleh Kol. Sarbini.
Brigade IX di bawah komando Letkol Achmad Yani, diperintahkan melakukan penghadangan terhadap bantuan Belanda dari Magelang ke Yogyakarta. Tanggal 19 Februari 1949. Panglima Divisi dan rombongan meneruskan perjalanan, yang selalu dilakukan pada malam hari dan beristirahat pada siang hari, untuk menghindari patroli Belanda. Penunjuk jalan juga selalu berganti di setiap desa. Dari Banaran rombongan menuju wilayah Wehrkreise III melalui pegunungan Menoreh untuk menyampaikan perintah kepada Komandan Wehrkreis III Letkol. Suharto. Bambang Sugeng beserta rombongan mampir di Pengasih, tempat kediaman mertua Bambang Sugeng dan masih sempat berenang di telaga yang ada di dekat Pengasih (Keterangan dari Bambang Purnomo, adik kandung alm. Bambang Sugeng, yang kini tinggal di Temanggung). Pertemuan dengan Letkol. Suharto berlangsung di Brosot, dekat Wates. Semula pertemuan akan dilakukan di dalam satu gedung sekolah, namun karena kuatir telah dibocorkan, maka pertemuan dilakukan di dalam sebuah gubug di tengah sawah. Hadir dalam pertemuan tersebut lima orang, yaitu Panglima Divisi III/Gubernur Militer III Kol. Bambang Sugeng, Perwira Teritorial Letkol. dr. Wiliater Hutagalung beserta ajudan Letnan Amron Tanjung, Komandan Wehrkreise III/Brigade X Letkol. Suharto beserta ajudan. Kepada Suharto diberikan perintah untuk mengadakan penyerangan antara tanggal 25 Februari dan 1 Maret 1949. Kepastian tanggal baru dapat ditentukan kemudian, setelah koordinasi serta kesiapan semua pihak terkait, antara lain dengan Kol. Wiyono dari Pepolit Kementerian Pertahanan.
Setelah semua persiapan matang, baru kemudian diputuskan (keputusan diambil tanggal 24 atau 25 Februari), bahwa serangan tersebut akan dilancarkan tanggal 1 Maret 1949, pukul 06.00 pagi. Instruksi segera diteruskan ke semua pihak yang terkait.
Puncak serangan dilakukan dengan serangan umum terhadap kota Yogyakarta (ibu kota negara) pada tanggal 1 Maret 1949, dibawah pimpinan Letnan Kolonel Suharto, Komandan Brigade 10 daerah Wehrkreise III, setelah terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Kepala Daerah Istimewa Yogyakarta.
Diposting oleh Unknown di 01.47 0 komentar
Cinta satu kata penuh makna , cinta bawa aku bahagia .. disetiap saat keindahan dunia dimata hatiku hanya kau yang aku punya
Diposting oleh Unknown di 01.46 0 komentar
Maju Terus
Diposting oleh Unknown di 01.45 0 komentar

Kenali Jenis Batuk Pada Bayi Agar Bisa Menanganinya Dengan Tepat


Foto : Copyright Thinkstockphotos.com - Howard Balbi, MD, salah satu dokter ahli penyakit menular di Nassau County Medical Center, mengatakan bahwa batuk adalah cara tubuh melindungi dirinya sendiri. Batuk biasa dilakukan oleh tubuh untuk membersihkan saluran tenggorokan. Meski demikian, hal ini hanya normal terjadi pada bayi berusia 1 tahun ke atas sementara bayi dengan usia kurang dari 4 bulan, jarang mengalami batuk. Jika ia batuk, bisa jadi ada hal serius yang terjadi pada dirinya.

Mengenali jenis batuk pada bayi, dengan demikian, menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan. Sebab, dengan mengenali jenis batuk, Anda akan dapat mengatasinya secara sesuai.

Disebutkan dalam laman www.newkidscenter.com, berikut ini beberapa jenis batuk yang biasa dialami oleh bayi dan cara tepat untuk menanganinya. Simak ya, Bunda.
  • Batuk Ringan

    Batuk ringan terjadi dikarenakan cuaca yang dingin ataupun karena virus atau bakteri yang masuk ke dalam tenggorokan. Suara batuknya terdengar seperti batuk kering. Tanda-tanda bayi mengalami batuk ringan antara lain hidungnya tersumbat dan mengalami sakit tenggorokan,terdapat sedikit lendir dan mengalami demam di malam hari.

    Untuk meredakan batuk ringan, tidak disarankan memberikannya obat batuk. Sebab menurut American Academy of Pediatrics, pemberian obat batuk dan flu pada bayi tidak akan mampu untuk menyembuhkan batuknya. Sebagai gantinya, Anda bisa memijatnya dengan minyak telon agar ia tetap hangat. Jika batuknya belum juga reda, Anda bisa membawanya ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.
  • Batuk Berdahak

    Batuk jenis ini menjadi gejala infeksi pernapasan yang disebabkan oleh virus pada saluran pernapasan atas yakni tenggorokan. Hal ini menyebabkan tenggorokan bengkak dan menghambat saluran pernapasan.  Bayi yang mengalami infeksi akan sering terbangun di malam hari dengan suara seperti menggonggong dan mengalami kesulitan bernapas.

    Untuk menyembuhkannya, Anda bisa menguapinya dengan uap air hangat atau membawanya ke luar rumah untuk menghirup udara segar. Jika tak kunjung pulih, Anda harus membawanya ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
  • Batuk Mengi/Asma

    Asma didahului dengan gejala batuk dan flu. Namun, batuk dan flu ini tidak hanya disebabkan oleh virus. Batuk dan flu ini biasanya disebabkan oleh faktor lingkungan seperti debu. Asma sebenarnya tidak banyak terjadi pada usia di bawah 2 tahun. Namun, beberapa anak di bawah 2 tahun mendapatkan asma karena faktor keturunan serta bawaan sejak lahir.

    Jika bayi mengalami batuk-batuk dengan diikuti suara pernafasan yang sesak, segeralah membawanya ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
  • Batuk Rejan

    Batuk yang memiliki nama medis Pertusis ini memiliki suara yang melengking. Batuk yang terlalu keras membuat si kecil kesulitan bernapas. Hal inilah yang menyebabkan suara batuk jadi melengking.

    Batuk jenis ini biasanya dapat menyebabkan muntah setelah batuk. Bayi di bawah usia 6 bulan, suara melengking batuknya tidak terlalu terdengar. Tetapi, batuk ini akan berlangsung dalam waktu yang lama dan menyebabkannya kehilangan berat badan.

    Anda bisa mencegah si kecil menderita batuk jenis ini dengan memastikan ia mendapatkan imunisasi lengkap. Sebab, batuk ini disebabkan oleh bakteri Pertusis. Jika sudah terlihat gejala seperti di atas, batuk ini harus segera ditangani oleh dokter.
Nah, itulah beberapa jenis batuk yang mungkin dapat dialami oleh bayi. Gejala batuk yang berbeda juga memicu penyakit yang berbeda pula. Karenanya, Anda perlu cermat mengenali batuk pada bayi agar dapat secara tepat menangani batuknya. Selain itu, jangan menunda untuk membawanya ke dokter jika Anda merasa bahwa batuk yang bayi Anda alami tidak biasa.
Diposting oleh Unknown di 01.42 0 komentar

Perubahan Penampilan Daniel Radcliffe ‘Harry Potter’ dalam Film dari Masa ke Masa

Sudah 14 tahun berlalu sejak “Harry Potter and the Sorcerer’s Stone” tayang di layar lebar. Para pemeran film adaptasi novel karangan J.K Rowling ini sudah tumbuh dewasa, tak kecuali Daniel Radcliffe. Aktor yang sudah membintangi film Harry Potter sejak usianya 11 tahun itu kini semakin memantapkan diri menapaki dunia seni peran dengan membintangi berbagai macam film. Seperti apa perubahan dirinya dari dulu hingga kini? Berikut penampilannya dari masa ke masa yang sudah dihimpun jadiBerita.

1. Harry Potter and the Sorcerer’s Stone

Daniel Radcliffe (Fanpop)
Daniel Radcliffe (Fanpop)
Daniel Radcliffe membintangi film ini saat usianya masih 12 tahun. Dia masih terlihat seperti anak-anak pada umumnya di film pertama Harry Potter ini.

2. Harry Potter and the Half-Blood Prince

Daniel Radcliffe (Fanpop)
Daniel Radcliffe (Fanpop)
Di film “Harry Potter and the Half-Blood Prince” yang rilis tahun 2009 ini, Radcliffe terlihat lebih tinggi. Saat itu ia telah berusia 20 tahun.

3. Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 2

Daniel Radcliffe (Fanpop)
Daniel Radcliffe (Fanpop)
“Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 2”, yang rilis tahun 2011, menjadi penampilan terakhir Radcliffe di seri Harry Potter. Dalam film ini penampilannya masih tidak jauh berbeda dengan film sebelumnya.

4. The Woman in Black

Daniel Radcliffe (Collider)
Daniel Radcliffe (Collider)
Tak lagi menjadi Harry Potter, tahun 2012 ia membintangi film horor berjudul “The Woman in Black”. Ia berperan sebagai Arthur Kipps. Radcliffe tampil tanpa kaca mata dan menumbuhkan sedikit jambang.

5. Kill Your Darlings

Daniel Radcliffe (Craveonline)
Daniel Radcliffe (Craveonline)
Dalam film ini ia berperan sebagai Allen Ginsberg, seorang penyair yang kemudian bertemu dengan rekan penulis lainnya, William Burroughs, yang diperankan oleh Ben Foster. Penampilannya berubah menjadi rambut keriting dan berkaca mata. Ia juga telah belajar merokok.

6. Horns

Daniel Radcliffe (YouTube)
Daniel Radcliffe (YouTube)
Tahun 2013, Radcliffe membintangi film “Horns” yang bergenre thriller fantasi. Dalam film ini dia terlihat cukup berbeda, karena menumbuhkan sedikit brewok, ditambah dengan tanduk di kepalanya.

7. What If

Daniel Radcliffe (YouTube)
Daniel Radcliffe (YouTube)
Setelah “Horns” yang bergenre thriller fantasi, Radcliffe hadir dalam sebuah komedi romantis yang berjudul “What If”. Ia berperan sebagai Wallace yang tergila-gila pada seorang gadis bernama Chantry. Di sini penampilannya terlihat biasa, karena tidak didandani yang aneh-aneh seperti film sebelumnya.

8. Victor Frankenstein

Daniel Radcliffe (YouTube)
Daniel Radcliffe (YouTube)
Tahun ini, Radcliffe membintangi film berjudul “Victor Frankenstein”. Radcliffe tampil gondrong di film terbarunya ini. Ia berperan sebagai Igor, sahabat baik sekaligus asisten Victor Frankenstein, seorang ilmuwan.

9. Now You See Me 2

Daniel Radcliffe (UPI)
Daniel Radcliffe (UPI)
Radcliffe kembali ke dunia sihir, tapi kali lebih modern. Ia akan berperan sebagai Walter, anak dari Arthur Tressler. Di sini, Radcliffe tampil dengan jambang dan kumis lebih lebat. Film ini bakal tayang tahun depan.

10. Imperium

Daniel Radcliffe (Fandango)
Daniel Radcliffe (Fandango)
Demi film terbarunya, “Imperium”, Radcliffe rela memangkas habis rambutnya. Ia berperan sebagai Nate Foster, seorang analisis FBI yang ditugaskan menyusup dan membongkar kejahatan sekelompok teroris yang didalangi neo-Nazi. (tom)
Diposting oleh Unknown di 01.41 0 komentar

Luka Bakar Bikin Malu? Aku Justru Menawan Dengan Kekuranganku


copyright by instagram.com/makeupbyshalom   Setiap wanita itu cantik, dengan kelebihan dan kekurangannya sendiri. Wanita akan lebih cantik dan menarik jika ia bisa menerima dan memeluk apa yang jadi kekurangannya, tak malu mengakui bahwa ia pun manusia biasa yang punya kekurangan namun tak begitu saja  pasrah karena ia merasa kurang.

Justru dengan kekurangannya, ia bisa tampil menginspirasi banyak orang dengan cara yang tak terduga. Seperti yang dilakukan Shalom Nchom atau dikenal juga dengan nama  Shalom Blac. Wanita usia 20 tahun ini adalah beauty blogger asal Nigeria yang mungkin membuatmu tercengang ketika melihat transformasinya memakai make up.

Kamu mungkin sudah biasa melihat banyak beauty blogger di social media, tapi berbeda dengan Shalom. Saat usianya masih 9 tahun, ia mengalami hal yang mungkin menjadi bencana bagi banyak wanita. Ia mengalami kecelakaan tersiram minyak goreng panas saat berada si toko keluarganya.


copyright by instagram.com/makeupbyshalomcopyright by instagram.com/makeupbyshalom
Kejadian ini menyebabkan luka bakar pada bagian kepala, leher dan wajahnya. Luka ini pun membekas dan tak bisa hilang. Karena apa yang terjadi pada kondisi fisiknya inilah ia sering dibuli saat sekolah hingga ia punya pikiran untuk bunuh diri.

Seperti dikatakannya pda BuzzFeed, "Hidup setelah kecelakaan itu bukanlah apa yang aku bayangkan sebelumnya. Orang-orang selalu melihat ke arahku setiap kali aku berjalan seakan aku patung berjalan yang jadi pusat perhatian. Aku membencinya dan bahkan menangis setiap kali itu terjadi.


copyright by instagram.com/makeupbyshalomcopyright by instagram.com/makeupbyshalom
Tapi ia tidak pasrah begitu saja. Ia tanpa sengaja bertemu sesama korban luka bakar yang jauh lebih parah daripada dia, dan ini mengubah pemikirannya. Wanita itu berkata pada Shalom, "Kamu harus bersyukur dengan apa yang kamu miliki dan terjadi padamu, karena kamu tak pernah tahu kejadian apa saja yang sudah dilewati orang lain."

Saat usianya 13 tahun, Shalom mulai rajin melihat video tutorial make up di Youtube dan ia pun mulai belajar make up untuk membuatnya percaya diri. Perlahan perlakuan bullying pun berhenti dan teman-temannya mulai kagum dengan keterampilan make up-nya. Bahkan ia dibayar untuk mengajari atau memakaikan make up.

copyright by instagram.com/makeupbyshalomcopyright by instagram.com/makeupbyshalom

Ia pun kini punya akun Youtube sendiri untuk berbagi berbagai tutorial make up. Ia tak hanya menampilkan wajah cantiknya dengan make up, tapi juga tak malu menunjukkan kekurangan yang ia miliki sehingga orang lain pun sadar bahwa cantik tak harus punya wajah sempurna.


 
 
Ia juga berpesan. "You should love yourself either way — makeup or no makeup. Makeup is not the reason why I am happy. I'm happy because I love myself. 
 


Jadi, apakah kamu merasa tidak cantik atau punya wajah dan tubuh jelek? Bersyukurlah dengan apa yang kamu miliki, kamu mungkin tidak harus mengalami apa yang dialami Shalom. Ia saja bisa bangkit dan tampil cantik, kenapa kamu tidak?
Diposting oleh Unknown di 01.39 0 komentar

10 Film Drama Terbaik Di Dunia

Mungkin banyak dari para penikmat film yang menyukai genre-genre yang beragam. Mulai dari horror, action, comedy dan lain sebagainya. Namun bagaimana dengan genre drama? Banyak dari kita yang tentu menyukai genre film yang satu ini. Genre film yang paling sesuai dengan kehidupan kita sehari-hari. Berikut kami berikan 10 film drama terbaik versi kami.

10. THE TREE OF LIFE


Film yang paling anyar di tahun 2011 begitu menyentuh. Benar-benar membuka mata kita akan dahsyatnya hubungan keluarga antara ayah dan anaknya. Bukan hanya bercerita tentang kehidupan itu saja, namun lebih kepada filosofi dunia! Bahwa senyatanya dunia yang terasa oleh kita ini hanya kefanaan belaka. Dimulai dari penciptaan alam semesta hingga sekarang.

9. THE HISTORY BOYS


Banyak sekali film tentang edukasi dunia akademis. Namun film ini memberikan kesan lain. Dilengkapi dengan humor yang cerdas beserta hiruk pikuk perkembangan remaja-remaja pintar di Inggris Raya sana. Film ini bukan membuat kita mengerti tentang hal-hal lain yang bisa kita dapatkan selain dari sekolah, namun lebih kepada masalah-masalah internal yang tidak biasa yang ada di sekolah.

8. FORREST GUMP


Berkisah tentang perjalanan hidup dari seorang yang sangat polos akan hidupnya. Forrest Gump memberitahukan kepada kita tentang kesederhanaan hidup. Bahwa hidupnya itu seperti sekotak cokelat. Dilengkapi dengan scene-scene yang keren pada era itu, Tom Hanks dengan aktingnya berhasil memikat hati para pecinta film.

7. AMELIE


Inilah film Perancis yang sangat layak untuk ditonton! Bukan hanya scene-scene dan plotnya yang keren, tapi semua yang ada di film ini sungguh hebat. Detail memang menjadi ciri khas film Eropa, namun film ini memiliki ciri tersendiri. Nggak percaya? Tonton saja.

6. PURSUIT OF HAPPYNESS


Belum ada film drama yang diangkat dari kisah nyata yang lebih menyentuh ketimbang film ini. Lagi-lagi hubungan antara ayah dan anak yang begitu menggugah tersurat pasti dalam film ini. Will Smith memberikan segalanya dalam film ini. Best role act from him!

5. PUNCH-DRUNK LOVE


Bagi penggemar film drama yang cenderung rumit, film ini adalah wajib. Butuh waktu yang tidak sebentar untuk mencerna isi makna dalam film ini. Dan makna itu ternyata sungguh mengagumkan!

4. LIFE IS BEAUTIFUL


Kata siapa dalam peperangan tidak akan ada canda dan tawa? Life Is Beautiful terbukti sukses dengan keindahannya. Roberto Benigni yang bermain menjadi tokoh utama sekaligus menjadi sutradara dalam film ini. Ia memberikan karya yang cantik sekali dengan format keluarga di masa-masa sulit perang dunia.

3. LOVE ACTUALLY


Ini dia drama komedi romantis dengan alur multi-plot terbaik yang pernah ada! Bercerita tentang kehidupan sehari-hari setiap individu di Inggris yang ingin memberikan pernyataan cintanya menjelang natal. Begitu banyak keajaiban akan cinta dalam film ini.

2. THE TRUMAN SHOW


Drama keseharianyang penuh dengan filosofi. Diselingi dengan gurauan canda yang alamiah, The Truman Show terlihat begitu gemerlap dengan cerita yang maknanya begitu dalam namun dikemas dengan cara yang begitu sederhana. Dijamin, film ini memberi estetika kehidupan yang luar biasa.

1. AMERICAN BEAUTY


Film drama terbaik yang pernah ada selama ini. Akting, cerita, penokohan, dialog, sinematografi dan hal-hal lain yang terkandung dalam film ini terasa sangat kuat menyengat. American Beauty memberitahukan kepada kita bahwa inilah hidup yang sebenarnya. Disharmoni keluarga, individu yang terlihat aneh, perkembangan negatif seorang remaja, bahkan sampai pada veteran perang yang menyimpang. All the miserable things in one package. It’s too beauty to forget.
 

Ramajelek Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea